Jambinewsroom.com - Mantan Wali Kota Jambi yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Jambi, Syarif Fasha, tetap teguh pada pendiriannya menolak adanya pelabuhan dan stokpile batubara yang akan dibangun oleh PT. Sinar Anugerah Sukses (SAS), yang berada di kawasan Kelurahan Aur Kenali, Telanaipura.
Saat menjabat sebagai Wali Kota Jambi, Fasha tegas menolak sejak rencana awal pembangunan, proses land clearing, hingga akhirnya habis masa jabatannya sebagai Wali Kota. Fasha tampak tidak terpengaruh oleh desakan dari PT SAS, dan hingga saat ini, dirinya masih tetap mempertahankan pendiriannya sejak awal.
"Saat masih menjabat sebagai Wali Kota, saya telah putuskan untuk menghentikan segala aktivitas PT SAS, karena kesalahan peruntukan izin dan lokasi yang semestinya ditujukan untuk pemukiman, maupun lahan pertanian dan RTH. Untuk dampak terhadap lingkungan, kegiatan perusahaan tersebut akan berdampak negatif, mencemari sumber air baku Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi," jelas Fasha.
Fasha jelaskan pula bahwa semua prosedur izin, termasuk Amdal, seharusnya dilakukan melalui Pemkot Jambi, dan jika lokasi tersebut akan diubah menjadi kawasan industri, harus dilakukan revisi Perda RTRW dan tata ruang, bersama DPRD.
"Saya telah sampaikan kepada fraksi Nasdem di DPRD Kota, untuk tetap menolak pembangunan stokpile di Aur Kenali. Kepentingan satu atau dua orang tidak seharusnya mengorbankan kepentingan masyarakat luas, dan ia berharap pemerintah provinsi dapat membuka mata terhadap masalah ini," tegas Fasha.
Dirinya juga berharap seluruh pemangku kepentingan dan pengambil keputusan saat ini berpihak pada kemaslahatan masyarakat dan khalayak umum, serta memperhatikan Amdal.
Saat kampanye terbuka Capres Anies Baswedan di Kota Jambi beberapa waktu lalu, dihadapan massa pendukung Fasha sampaikan bahwa masalah polemik batubara belum menemui solusi terbaik, terutama bagi masyarakat yang sangat terdampak. (Dul)
© JambiNewsRoom. All Rights Reserved.