Jambi - Upaya penanganan kasus stunting terus digalakkan Pemkot Jambi diantarannya ratusan antropometri Kit terhadap Posyandu dan sekolah PAUD di Kota Jambi, rabu (18/10/23).
Penyaluran Antropometri Kit ini dilakukan secara simbolis oleh Walikota Jambi Syarif Fasha beserta Bunda PAUD Kota Jambi Yuliana Fasha, "Ini kami membagikan alat Antropometri Kit ke seluruh Posyandu yang ada di Kota Jambi". Terang Fasha.
Total di Kota Jambi ada sekitar 400 Posyandu, alat ini kata Fasha digunakan untuk posyandu-posyandu dalam melaksanakan kegiatan baik mengukur berat badan, panjang badan, lingkar kepala dan lainnya. "Sebagai sarana utamanya adalah untuk mendeteksi anak-anak yang stunting dan juga pertumbuhan anak", timpalnya.
Antropometri Kit yang disrahkan terdiri dari alat ukur tinggi bayi dan balita, timbangan digital dan alat ukur lingkar lengan bayi dan balita, Penyaluran Antropometri Kit ini bersumber dari APBD Kota Jambi. Fasha melanjutkan bahwa saat ni stunting merupakan masalah yang strategis karena menyangkut eksistensi masa depan bangsa.
"Selain itu stunting bukan hanya masalah pada kondisi tubuh yang pendek saja, tetapi kondisi ini jauh melibatkan pada terindikasinya suatu infeksi kronis dan berulang serta muatan asupan yang tidak sehat". Tutup Fasha.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi Ida Yuliati menyebutkan bahwa perkembangan pemantauan balita di Posyandu menggunakan Antropometri Kit agar lebih akurat. Pengukuran dilakukan kader-kader Posyandu yang nanti datanya akan terintegrasi dengan Dinas Kesehatan Kota Jambi dan Kementerian Kesehatan. Ungkapnya.
Antropometri Kit ini dihibahkan ke Posyandu sebanyak 468 alat, dan sebanyak 100 sekolah PAUD turut mendapatkannya. Semua Posyandu mendapatkan alat Antropometri Kit yang sama sehingga diharapkan hasil timbangan (anak) juga akan sama, data hasil penimbangan yang diperoleh pun akan kuat dan tepat, untuk mengambarkan gizi anak di 1.000 hari daur hidupnya. Tutupnya.
© JambiNewsRoom. All Rights Reserved.